Senin, 18 Maret 2013

Why Doodling?


          
  Pekerjaan iseng ini memang menyenangkan. Apalagi saat guru sedang menjelaskan dan mulai ngga jelas arahnya. Karena biasa dilakuakan nyambi kerja yang lain inilah, makanya banyak yang antipati sama kegiatan yang satu ini. Mereka bilang doodling itu ngga guna, buang- buang kertas, dan malah ngga sopan buat dilakukan. Tapi, Menurut Prof. Jackie Andrade dosen di School of Psychology, University of Plymouth,, bagi beberapa orang bikin coret- coret justru bisa membantu mereka buat mengingat dengan lebih baik. Dibandingkan hanya diam dan mendengrakan, mereka bakal kebih cepat menangkap apa yang lagi diomongin dengan doodling. Selain membantu konsentrasi, coret- coretan iseng ini  bisa menangkap apa yang lagi omongin dengan doodling. Jadi, belum tentu teman yang mencoret- coret karena bosan. Bisa saja dia sedang meningat apa yang dijelaskan oleh guru.





Meaning
Ada dua hal yang harus kita perhatikan kalau mau menilai coretan ini. Pertama adalah letak coretan, baru setelahnya gambar yang kita buat. Check this out.
  1. Bagian atas kertas
Bagian ini jaraaaang banget dipakai. Di buku catatan, biasanya bagian ini hanya digunakan untuk menulis tanggal. Tapi, di kertas kita, bagian ini justru paling sering terisi. Itu artinya, kita adalah orang enerjik, berpikiran bebas dan termasuk religius.

  1. Sisi kiri kertas
Sisi kiri menggambarkan masa lalu. Jadi, kalau suka menggambar di sisi ini artinya kita suka bernostalgia, suka penuh dengan penyesalan, dan kadang takut menghadapi masa depan.

  1. Sisi kanan kertas
Bagian ini biasanya jarang dipakai untuk coret- coretan, dan lebih sering dipakai untuk menulis. Tapi, kalau kita sering doodling di sisi ini, artinya kita punya keinginan besar untuk menguutarakan perasaan terdalam kita.

  1. Bagian bawah kertas
Ngga heran kalau kita termasuk orang yang praktis dan rendah hati.  Habis letak coretan kita menggambarkan hal itu. Tapi sayangya, beberapa penelitian bilang kalau orang yang sering menggambar di bagian ini bisa juga diartikan sebagai orang yang ngga pede dan bahkan gmpang terkena depresi.

  1. Tengah kertas
Bagian tengah kertas adalah bagian yang paling sering dipakai menulis. Dan orang yang menggambar di tengah ngga peduli dengan hal itu. Makanya ngga heran kalau mereka cenderung egois, dan biasanya suka envari perhatian.

Bentuk
Panah : diam- diam kita ngga suka hidup terlalu santai. Panah memang menggambarkan hidup yang terarah dan ambisi yang tinggi. Ngga heran kalau kita selalu punya target dan jadwal yang pasti.

 
Nama dan Tanda Tangan: Hati- hati kalau kita sering mencoret- coret nama atau tanda tanngan. Penelitian menyebutkan orang yang suka melakukan hal ini. Punya masalah dengan identitas dan kepercayaan dirinya.

Bunga : Seperti bunga kita termasuk orang yang lembut, hangat, dan baik hati. Kita juga termasuk orang yang sayang pada alam dan terkadang polos seperti anak- anak. Seringnya sih, kita disayang sama banyak orang.

Rumah : Jangan- jangan saat ini kita lagi jauh dari rumah, ya? Soalnya kalau kita sering menggambar rumah tandanya kita lagi kangen sama keluarga dan suasana rumah serta kehidupan keluarga yang harmonis.

People Feature
Perhatikan lagi wajah yang kita gambar. Kalau gambar mata besar berarti kita termasuk orang yang easy going dan ngga terlalu serius. Begitu juga sebaliknya. Kalau mata yang digambar sipit, kita termasuk orang yang tertutup dan serius. Sedangkan kalau kita menggambar orang yang badannya berbentuk tongkat (stick figures) itu mengisyaratkan perkembangan artistik kita terhenti pas kita masih kecil.

 
Makanan
Kalau yang ini, kita pasti lagi lapar berat. Makanya tanpa sadar yang tergambar pun rupa- rupa makanan.


Geometric Shapes
Persegi, segitiga, dan lingkaran termasuk ke dalam kategori ini. Biasanya, kita yang suka menggambar bentuk- bentuk seperti ini termasuk orang yang senang pada keteraturan, logis, dan punya pemikiran- pemikiran yang efisien. Tipe orang yang kayak gini, nih, yang banyak dicari teman- teman buat kerja kelompok bareng.

Sumber: kawanku magz 2010






0 komentar:

Posting Komentar