Pekerjaan iseng ini memang
menyenangkan. Apalagi saat guru sedang menjelaskan dan mulai ngga jelas
arahnya. Karena biasa dilakuakan nyambi kerja yang lain inilah, makanya banyak
yang antipati sama kegiatan yang satu ini. Mereka bilang doodling itu ngga
guna, buang- buang kertas, dan malah ngga sopan buat dilakukan. Tapi, Menurut
Prof. Jackie Andrade dosen di School of Psychology, University of Plymouth,,
bagi beberapa orang bikin coret- coret justru bisa membantu mereka buat
mengingat dengan lebih baik. Dibandingkan hanya diam dan mendengrakan, mereka
bakal kebih cepat menangkap apa yang lagi diomongin dengan doodling.
Selain membantu konsentrasi, coret- coretan iseng ini bisa menangkap apa yang lagi omongin dengan
doodling. Jadi, belum tentu teman yang mencoret- coret karena bosan. Bisa saja
dia sedang meningat apa yang dijelaskan oleh guru.
Meaning
Ada dua hal yang
harus kita perhatikan kalau mau menilai coretan ini. Pertama adalah letak
coretan, baru setelahnya gambar yang kita buat. Check this out.
- Bagian atas
kertas
Bagian ini
jaraaaang banget dipakai. Di buku catatan, biasanya bagian ini hanya digunakan
untuk menulis tanggal. Tapi, di kertas kita, bagian ini justru paling sering
terisi. Itu artinya, kita adalah orang enerjik, berpikiran bebas dan termasuk
religius.
- Sisi kiri
kertas
Sisi kiri
menggambarkan masa lalu. Jadi, kalau suka menggambar di sisi ini artinya kita
suka bernostalgia, suka penuh dengan penyesalan, dan kadang takut menghadapi
masa depan.
- Sisi kanan
kertas
Bagian ini
biasanya jarang dipakai untuk coret- coretan, dan lebih sering dipakai untuk
menulis. Tapi, kalau kita sering doodling di sisi ini, artinya kita punya
keinginan besar untuk menguutarakan perasaan terdalam kita.
- Bagian bawah
kertas
Ngga heran
kalau kita termasuk orang yang praktis dan rendah hati. Habis letak coretan kita menggambarkan hal
itu. Tapi sayangya, beberapa penelitian bilang kalau orang yang sering
menggambar di bagian ini bisa juga diartikan sebagai orang yang ngga pede dan
bahkan gmpang terkena depresi.
- Tengah kertas
Bagian
tengah kertas adalah bagian yang paling sering dipakai menulis. Dan orang yang
menggambar di tengah ngga peduli dengan hal itu. Makanya ngga heran kalau
mereka cenderung egois, dan biasanya suka envari perhatian.
Bentuk
Panah : diam-
diam kita ngga suka hidup terlalu santai. Panah memang menggambarkan hidup yang
terarah dan ambisi yang tinggi. Ngga heran kalau kita selalu punya target dan
jadwal yang pasti.
Nama dan Tanda Tangan: Hati- hati kalau kita sering mencoret- coret
nama atau tanda tanngan. Penelitian menyebutkan orang yang suka melakukan hal
ini. Punya masalah dengan identitas dan kepercayaan dirinya.
Bunga : Seperti
bunga kita termasuk orang yang lembut, hangat, dan baik hati. Kita juga
termasuk orang yang sayang pada alam dan terkadang polos seperti anak- anak.
Seringnya sih, kita disayang sama banyak orang.
Rumah : Jangan-
jangan saat ini kita lagi jauh dari rumah, ya? Soalnya kalau kita sering
menggambar rumah tandanya kita lagi kangen sama keluarga dan suasana rumah
serta kehidupan keluarga yang harmonis.
People Feature
Perhatikan lagi wajah yang kita gambar. Kalau gambar mata besar berarti kita termasuk orang yang easy going
dan ngga terlalu serius. Begitu juga sebaliknya. Kalau mata yang digambar sipit, kita termasuk orang yang tertutup dan
serius. Sedangkan kalau kita menggambar orang yang badannya berbentuk tongkat (stick figures) itu
mengisyaratkan perkembangan artistik kita terhenti pas kita masih kecil.
Makanan
Kalau yang ini, kita pasti lagi lapar berat. Makanya tanpa sadar yang
tergambar pun rupa- rupa makanan.
Geometric Shapes
Persegi, segitiga, dan lingkaran termasuk ke dalam kategori ini. Biasanya,
kita yang suka menggambar bentuk- bentuk seperti ini termasuk orang yang senang
pada keteraturan, logis, dan punya pemikiran- pemikiran yang efisien. Tipe
orang yang kayak gini, nih, yang banyak dicari teman- teman buat kerja kelompok
bareng.
Sumber: kawanku magz 2010









0 komentar:
Posting Komentar